Barusan debat ma boz, tentang aplikasi DMS yang menggunakan Filenet, bagi yang belum tahu apa itu Filenet ya bisa dikasih gambaran sedikit lah, software produk dari IBM (barusan diakuisisi, emang gila nih si IBM, segala maunya dikuasai, bahkan si Cognos denger-denger juga baru 7 bulan diakuisisi ma mereka). Si Filenet ini mengkhususkan diri di bidang Documen Management System (DMS) dengan menerapkan konsep workflow yang kata mereka bagus. Hemm…apa iya sih. Marketing boleh aja bilang tuh produk bagus, tapi tanpa dukungan product support dan technical support yang memadai apanya yang bagus. Dengan berkilah dibalik segudang alasan, termasuk kalau product ini baru diluncurkan di Indonesia, itu saja menandakan kalau product ini sebenarnya belum mature dikuasai oleh kita, jadi kenapa kita harus memakainya.
Itu tadi bahan perdebatanku dengan sang boz, gile, produk yang mahal (tau sendiri lah gimana harga produk IBM) gak keliatan powerfull nya. Jadi inget satu pertanyaan bagus, buat apa sih kita bikin aplikasi ? Setau ku sih munculnya aplikasi dikarenakan adanya permasalahan di dalam proses yang bisa jadi masih dikerjakan secara manual / semi elektronik yang mungkin saja menyulitkan, sehingga aplikasi diperlukan untuk mempermudah dan mempercepat proses tersebut. Lha kalau sekarang aplikasi yang kita bikin dengan tools yang ga punya kemampuan apa-apa, trus dimana letak keunggulan aplikasi tersebut dibanding proses sebelumnya ?
Kayaknya perlu diusulkan supaya si boz kuliah system informasi lagi nih….